perjalananjauh

September 24, 2008

Hilangnya secebis kemanusiaan

Filed under: Fikrah — perjalananjauh @ 7:50 am

Hati saya semakin sedih, takut, risau dan semakin menangis. Sehari ke sehari, saya semakin melihat kehausan diri sendiri, kahausan umat ini , ketandusan nilai –nilai, terkaparnya sebuah kemanusian.

” Astagfirullah, tiap-tiap hari terjadi. Betul ke nie?” Pertanyaan yang terkeluar dari mulut sahabat saya tatkala berita satu pembunuhan muncul dikaca telivisyen.

” Apa yang tak betul? Itulah kita kini, diserang daripada segenap sudut. Kita terus-terusan diserang, dihina, ditindas malah dikasari. Pembunuhan, riba, dijadikan alat-alat pemuas nafsu syaitan, dijadikan bahan-bahan kajian senjata canggih. Semua itu dimana? Bukankah dinegara Islam?” Saya menjawab.

Sedih betul hati saya.

Di Malaysia sahaja, berita perempuan mati dibunuh ramai.Lelaki ditembak mati banyak. Baru-baru ini, seorang pelajar cemerlang diculik, dibunuh lalu dibakar.

” Ya Allah kejamnya manusia” Menitik air mata saya. Sedih amat.

Dimanakah perginya kemanusiaan?

Dimanakah hilangnya moral dan etika?

Ya Allah apakah dosa kami, sehingga kau uji dengan pelbagai ujian.

Saya tidak pasti shabat-sahabat sekalian dimana. Adakah masih tidur seusai subuh dipagi hari ataupun meninggalkan subuh terus berlalu, tanpa sedikit pun mendoakan umat yang kelaparan.

Saya tidak pasti sahabat-sahabat saya dimana, adakah masih dihadapan komputer bermain yahoo messenger dengan melupakan umat yang sidang sesak dibantai kafir.

Saya tidak pasti rakan –ralan saya dimana. Adakah sedang gembira berkepit dengan kekasih dengan melupakan siapa tuhannya.

Saya tidak pasti, saya tidak tahu.

Menangis sungguh hati ini, rakan –rakan seperjuangan yang dulunya ahli dalam bidang agama, memegang jawatan bersama saya pun turut larut dalam kemasinan dunia yang tepu.

Menangis sungguh jiwa ini, tatkala melihat pemuda-pemuda diam sahaja, membodohkan diri tatkla kita semakin dibantai.

Resah rasa jiwa ini tatkala menyaksaksikan yang tua berebutkan jawatan, memikirkan siapa patut berkuasa. Sedangkan umat ini?

Kita berebut itu, mengejar ini lantas sering melupakan akar kepada masalah pokok, akar tarbiyah dan dakwah. Meninggallkan pendidikan system Islam mengambil yang taghut, melaksanakan yang batil. Malahan bangga. Lantas meninggalkan terus risalah.

” Kita terlalu menghormati Al-Quran lantas kita letakkan ia di tempat-tempat tinggi, diatas almari. Siapa yang akan membacanya? Siapakah yang akan menghayatinya? Hanya lipas-lipas dan segenap lipan dan kala” Hamburan kata-kata Dr. Kamil Azmi, sahabat saya.

Wahai rakan,

Wahai kawan,

Lakukanlah sesuatu,

Agar lahir dari bangsa kita,

Zuriat kita,

Zuriat yang akan betul-betul aman dan damai dari segala bentuk kehinaan kemanusiaan. Hanya saya menyeru anda kembali pada Islam yang Hakiki.

‘ Seonngok kemanusiaan terkapar, tatlkala semua orang menghindar, siapakah yang mengaku bertanggungjawab? Biarlah saya yang menanggungnya, semuanya ataupun sebahagiannya’_ Allahyarham Ustaz Rahmat Abdullah.

Moga kita memilih yang baik, dan menjauhkan yang kotor lagi menjijikkan..

Ramadhan Kareem.

3 Comments »

  1. The world deterioration is inevitable. Fortunately we’re concerned about it and avoid being part of it. It’s now the matter of our living for being the medium of changing. Way to go bro. We live only once!

    Comment by senikehidupan — September 28, 2008 @ 10:05 pm | Reply

  2. itulah nilai dan harga seorang musleem di akhir zaman,,

    Comment by fArIz AbU sAmAh — October 5, 2008 @ 5:39 pm | Reply

  3. teruslah menulis sahabat…biar dunia membacanya, mengambil pelajaran darinya, dan semoga menjadi sadar karenanya. Kita punya mimpi yang sama yaitu kejayaan Islam, juga punya keresahan yang sama akan dunia yang makin kacau.

    Comment by khilma — February 3, 2009 @ 12:51 am | Reply


RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: