Dua tiga kucing berlari,
Mana sama si kucing belang,
Hanya Allah satu di hati,
Titik hitam jangan diundang.
Dua tiga kucing Siam,
Berkawan dengan kucing Parsi,
Hati jangan dibiarkan hitam,
Banyakkan mengaji dan ingatkan mati.
Anak kucing mengejar tikus,
Tikus berlari tak pandang belakang,
Kembalilah mencari jalan yang lurus,
Sekiranya hidup berarus songsang.
Kucing belang dan kucing putih,
Bermain-main di taman bunga,
Keikhlasan diri mestilah disurih,
Supaya amal dapat diterima.
Kucing hutan memanjat pokok,
Jatuh ditimpa buah durian,
Amal baik jangan disorok,
Kelak menjadi ikutan rakan.
Kucing hitam melompat-lompat,
Ekornya panjang terkena duri,
Jangan diikut pengaruh barat,
Kelak binasa memakan diri.

Afizhi Atan, UPM
Negeri Sembilan
S.M.K.Agama Pedas, Rembau

Tq Atas Pantun kk gw jdi di suka`in sma cwek
Comment by lori — February 24, 2012 @ 5:30 am |